Jumat, 14 Maret 2014

Le Grand Voyage (I)

In this time, I’ll tell you my special experience. It’s about my journey to Mekkah & Madinah. Ya it is about Umroh. Why its so special??? Hmmm.. its hard to say it in a word,especially in english. But ya, it should be a special moment to change someone behaviour right??
So one day my mother want to do umroh,because some reason my father couldn’t join with her so they asked me to company my mother. *it is forbidden for any moslem girl to have a long journey without her family. I have to say, that at first I not too interest with that idea. There are several reason, one of them is about money.*even it is not my own money. i just feel that it is too much, fyi. I have to give private class in physics in order to support my economical balance. (nope. I do it just for buying koi). I said to my mom, that it’s better to keep that money to apply for haji. But then my mom told me that “insyaAlloh, there will be another Grantee from Alloh so you can go Haji”. Then okay. But my heart don’t support 100%.
When finally come some trouble. There are 2 mains problem. The umroh schedule is same with Koi competition in Jogja, and I have a good relationship with the leader of that event. I just feel uncomfortable if i couldn’t join that event. I tell this problem to my mom. And BINGGO. Haha. You can imagine lah. My mom already “alergic” with my activities in koi because i buy so many koi in one time.hehe.  The next problem is, one night i got a really bad stomached. I worried that it is hernia/usus buntu. Then finally i contact my family in solo at midnight. I worried if i have to get operation or something like that,that’s make me cannot travel for along time. I got an examination from dr.x then alhamdulillah it is not hernia/usus buntu. Its just ketudun, then i remember that last day i just jump after having sit up. Haha. Oke, case closed. Finally i have been registered by my mom to join umroh.
My heart still not support 100%. I don’t know. And my father always ask me. “how about your preparation?? “ “ have you memorize all of the Doa?” “ do you know the rule about umroh” bla bla bla. He always ask me about that then finally i decide to join manasik umroh. It is about short training held by the EO of umroh. Then finally my heart support 100 %. The ustadz tell me so many benefit that I can gain from Umroh, thats make me think not to throw away this opportunities.
So it is the day. My schedule is 20th feb, and buuump. Mt.Kelud erupted in 14th feb. I got an information from airport that my flight to jakarta canceled. So i decide to take train from solo to jakarta first. Jukijakkijukkijakkijuk. I came to jakarta!!!yea... in this capital city of Indonesia there are several agenda that should be done before I flight to Jeddah. The most important things is to change IDR to SR. Hehe. In that time i told to my mother. “ Mom, I realy want to buy mahar for my marriage” haha...  then my mom replied, simple. “ give me info about your future wife, I’ll looking for the right mahar”.. buuump. Mom please.. i’m still single.. T.T
So we enter the airplane, Etihad Airways. Aaaand Take Off.


To be continued.

Aku galau dab!

Hello, You again. Welcome to my blog. Surprise!! I think this is my first post that written in english. Ya I have to safe my money to build my own business so either go to english class, I choose to study it by myself by practicing english everyday.
In this post i would like to share one of my experience about Job hunting. So, in last january one of my friend with initial “HP” told me that there is a recruitment from BASF Germany for Management Trainee. Fyi, BASF is one of the biggest company that produce speciality chemical.
One of my dream is working in a company like BASF. A worldwide company which produce speciality chemical. The development of speciality chemical is very fast, so it would be very useful to my knowledge because i will study something new, fresh and secret. It would be very interesting become people who knows something earlier than other.
I monitor the development of that program every week. Ya, every week. Because I couldn’t find any information about the interview schedule. Finally, one night my friend “HP” chat me by whatsapp. She told me that she feels so depress. Then i asked, what happens? What’s going wrong?? She replied: one of our “friend” vt already in the final stage of BASF recruitment process.
Speechless. i have to say that vt is not as good as hp. Ya. I know about HP quality, it’s better than vt quality. Very far away. Even vt quality is not as good as I am. But why??
Arrgh. Even in this time i feel it is stil not fair. Why vt?? Hzz. She has so many bad record. Ah.
Ya i don’t have to tell her bad record in this post. But ya i feel so disappointed with that result.
I have to learn that something worth doesn’t come easy and until here i still learn to convice that it will another opportunities.

Arrgggghhh. I just wanna scream!

But now, I’m understand that VT is so much better than me in english. Ya. so let’s improve your english skills Rai!





Senin, 02 Desember 2013

ketika memang harus memilih

Besok ketika waktunya tiba, aku berharap aku bisa mengatakan ini dengan sepenuh hati, " Apa adanya dirimu, sudah melengkapi hidup ku "


Ada sebuah pertanyaan yang menurut saya tidak dapat dijawab secara instan, pertanyaan yang terlontar dari seorang teman perempuan, teman sejak saya masih SMP hingga sekarang.

" Kalau kamu gimana Syad, bagaimana kalau istri mu tidak dapat memberikan mu momongan, atau mungkin kamu yang tidak dapat memberinya keturunan?" 


jujur ya, jadi kepikiran bahkan sampai mau medical check up, takutnya jika memang ada sesuatu yang tidak beres. cukuplah aku saja yang menghadapinya, tidak perlu ada orang lain yang harus ikut merasakan cobaan dari-Nya. karena harus diakui, kehadiran anak dalam sebuah rumah tangga adalah sebuah hal yang sangat penting. 

Bukankah Nabi Ibrahim bahkan akhirnya poligami untuk mendapatkan seorang anak???

lalu, bagaimana kah jika memang istri mu kelak tidak dapat memberikan keturunan Syad?? tidak ada yang melanjutkan apa yang kamu mulai... sia-sia apa yang kamu cari selama ini, bukankah setiap kamu mendaki gunung dalam hati kau selalu berkata " besok aku akan cerita ke anak saya pendakian ini" . bukankah setiap kali kamu selesai dari suatu urusan, misal penelitian, ngerjain tugas akhir, atau kerja besok kamu akan mencari pengalaman untuk kau bagi dengan anak mu syad??
lalu bagaimana jika takdir menuliskan bahwa istri mu tidak akan dapat memberikan keturunan? apakah hilang semua apa yang telah kamu impikan?? apakah pertanyaan " Jodohkah kita" muncul ke permukaan?? 

berat memang jika harus membayangkan seperti itu. apalagi jika harus menjalaninya. 

jujur saya tidak bisa membayangkan betapa akan runtuh semangat ini, jujur. 

lalu bagaimana? apakah kamu akan mengejar kebahagiaan mu sendiri syad? atau tetap melangkah? bukankah masih ada banyak hal yang dapat dinikmati bersama??

untuk sejauh ini, saya masih yakin, bahwa masih banyak hal yang akan membuat aku dan kamu bahagia selain anak. iya, hadirnya momongan penting, tetapi tidak mutlak. 

sungguh aku berharap, suatu saat akan keluar dari hati " apa adanya kamu, sudah melengkapi hidup ku" 


______ -- ________


dan aku sangat berharap kelak suatu saat Ibu ku menjadi seorang nenek untuk anak-ku...

suatu saat anak ku bisa berada di puncak puncak gunung itu, di sudut-sudut Indonesia.. di tengah meriahnya eropa..

semua calon ayah akan berharap, anaknya lebih hebat darinya. 

Kamis, 28 November 2013

Terima Kasih Dok

Aku sebenarnya lupa kapan sepenggal cerita ini terjadi, karena memang sudah lama. Cerita ini singkat, namun akan memberikan sebuah pelajaran yang panjang, pelajaran seumur hidup bagi saya.

ada banyak cerita yang saya niatkan menjadi awal kebangkitan blog ini kembali, sebenarnya. tetapi kenapa ya yang justru postingan ini yang tidak direncanakan justru menjadi awal kehidupan baru di blog ini. hehe.


hayo siapa yang akhir akhir ini tidak membaca tentang curhatan dokter atau mungkin hujatan ke dokter??

sebenarnya saya juga kurang respek kalau lihat kampus sebelah (kampus fk). semua pake mobil-mobil semua, hp touch screen keluaran terbaru atau apalah. sesuatu yang benar-benar tidak mengambarkan bahwa dokter ikut merasakan susahnya menjadi pasien.

tetapi semua sikap tidak respect saya tadi luntur, mengingat perjuangan Ibu saya yang juga seorang dokter. Saya yakin, pada waktu nya semua dokter akan sejahtera, (yang masih mahasiswa aja udah sejahtera), tetapi tidak semua dokter memilih untuk hidup mewah, ya tidak semua.


Baik. ada sedikit pengalaman masa kecil yang akan saya bagi, pengalaman dengan Ibu ku.

Lebih dari 10 tahun yang lalu, seorang anak kecil merenggek-renggek untuk diijinkan ikut sama Ibunya ke rumah sakit untuk jadi dokter jaga yang cuma berapa jam gitu. Singkat kata, anak itu tadi berangkat nemenin Ibu ke Rumah sakit.

Daan begitulah di rumah sakit, banyak orang sakit. yaiyalah. setelah beberapa lama, tiba-tiba ada sebuah sirine ambulance yg berbunyi. katanya ada korban kecelakaan lalu lintas, dan ya memang ada. Dengan sigap pun Sang Ibu yang jadi dokter jaga satunya2 disitu berkewajiban menangani pasien itu.

sempat terlihat si anak, pasien penuh darah, dan sepertinya ada patah tulang di kaki. saat itulah, si anak berasa hanyalah orang biasa, seperti orang lain. tidak dianggap ada. Sang Ibu hanya memikirkan pasien, memikirkan keselamatan pasien. Pasien menjadi seperti anak dari Sang Ibu.

dan mulai pada saat itu si anak sadar, dokter*** adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia. bukan tentang uang atau apa, dokter hanya memikirkan keselamatan pasiennya. pasien seperti menjadi anggota keluarga sendiri.



si anak adalah penulis, dan Sang Ibu adalah tentu saja Ibunda Terbaik di Dunia.

dr. Aliyah Himawati Rizqiani, Spkj.






*** kecuali dokter yang bajingan


Senin, 03 Desember 2012

Queen of my heart

sometimes, you have to show your courage in order to win her heart.
is it impossible?
of course not, you already got her attention. ( not need to care whether it is negative or positive haha)

what i really want to say is, you have to be patience here. You think she is very "click" with you, but who knows?

you have to show yourself in front of her, show your care..

maybe someday, she will notice it. when she finally have a credit in her cellphone then reply your message. haha

actually you sent an idiot message, you know she won't reply it. yeah you already knew it. she is not an ordinary girl.


me on you my little miss blue, is it also you on me?