Jumat, 12 Agustus 2011

kenalan Sama Nano Teknologi

Nano Teknologi, apaan tuh???

Mungkin bagi sebagian orang istilah nano teknologi masih asing..

"nano teknologi??maksudmu nona teknologi???!!!"


Tapi bagi sebagian yang lain, nano teknologi adalah sesuatu yang sangat dekat..sangat akrab..berkecimpung di dalamnya.."berkarya"

dan bagi saya, jujur saya tertarik untuk medalami nano teknologi untuk perkembangan sel surya...


apakah ada juga yang tertarik dengan nano teknologi???hohoho


demikian sekelumit dulu tentang nano teknologi, masih bingung juga ngisinya..hehehe

This Is Anfield ^^



LIVERPOOL FC
The King Of England



League Champions

1900-01, 1905-06, 1921-22, 1922-23, 1946-47, 1963-64, 1965-66, 1972-73, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1985-86, 1987-88, 1989-90

European Cup Winners

1976-77, 1977-78, 1980-81, 1983-84, 2004-05

FA Cup Winners

1964-65, 1973-74, 1985-86, 1988-89, 1991-92, 2000-01, 2005-06

League Cup Winners

1980-81, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1994-95, 2000-01, 2002-03

UEFA Cup Winners

1972-73, 1975-76, 2000-01

European Super Cup Winners

1977, 2001, 2005

Super Cup Winners

1985-86

FA Charity Shield Winners

1964*, 1965*, 1966, 1974, 1976, 1977*, 1979, 1980, 1982, 1986*, 1988, 1989, 1990*, 2001, 2006 ( * shared)

Division Two Winners

1893-94, 1895-96, 1904-05, 1961-62

Lancashire League Winners

1892-93

Carlsberg Trophy

1997-98, 1998-99, 1999-2000

Reserve Division One Winners

1956-57, 1968-69, 1969-70, 1970-71, 1972-73, 1973-74, 1974-75, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1980-81, 1981-82, 1983-84, 1984-85, 1989-90, 1999-2000, 2007-08

Barclays Reserves National Champions

2007-08

FA Youth Cup Winners

1995-96, 2005-06, 2006-07




Postingan kali ini, iseng-iseng bicara tentang klub sepakbola favorit saya,Liverpool. Sebenarnya saya sering gonta-ganti ngefans sama klub sepakbola, setidaknya pernah jadi fans-nya AS ROMA, saat masih ada Totti dan juga Batistuta. ( itu sekitar SD) terus waktu SMP, saya adalah fans dari The blues Chelsea ( kesambet gaya bermainnya frank lampard) dan terakhir nih ya ama Liverpool...

Alasan suka ama nih club:

Sebenarnya gag ada alasan pasti sih..dan bahkan kurang terlalu ngerti ama nih club, tapi waktu itu, final liga champions tahun 2005, Liverpool yang tadinya kalah ama ac milan 3-0 secara "ajaib" bisa mengejar angka dan akhirnya bisa memenangkan laga..nah dari mulai itu tuh, saya penasaran ama nih club dan akhirnya rasa penasaran saya ama club ini berakhir dengan saya ngefans sama club ini..hehe.. saya ngefans saya kapten yang seperti Steven Gerrard..yang mampu memotivasi kawan..punya semangat pantang menyerah..beda jauh sama kapten club sebelah yang masih ababil..pindah enggak pindah enggak..jauh..

Selama perjalanan kurang lebih 6 tahun ini, bisa dikatakan club ini melempem..tapi kok masih ngefans??yah itu juga gag tau juga..tapi seneng aja liat nih club kalau lagi main..ada deg-deg an waktu diserang..ada euforia waktu nge-golin.hehehe


Fanatik? tidak. saya juga jarang nonton sepakbola, karena emang di kost kagak ada TV, nonton paling juga sama temen, nebeng di kostan temen( kasian bener) yah..sekadar hiburan kuliah, hari sabtu minggu..


after all, kepengen juga datang langsung ke lapangannya di Anfield sono...


jadi inget sms teman saya, yah sejauh ini di anggap teman ajalah dulu :D

" Syad, kalau emang besok-besok mau ke Inggris bener, mau nonton Liverpool main langsung, ya ini belajar dulu...dimatikan dulu TV-nya..."



_rindu_

Selasa, 09 Agustus 2011

Rujak =)



Hey hey...

Postingan ini bukan tentang menu buka puasa lho...-_-" emang sih rujak mungkin sangat nikmat untuk berbuka puasa, perpaduan dari banyak buah-buahan yang pasti akan sangat menyegarkan...huhuhu..yummy..apalagi rujak es krim yang baru sekitar 2 tahun ini saya kenal saat mulai kuliah di jogja..hahaha..malah ngomongin kuliner...






di sini, saya cuma mau ngomongin, kalau perbedaan itu adalah sesuatu yang wajar..dan kita tidak boleh menyerah karena ada suatu perbedaan..yang perlu kita cari adalah benang-benang merah yang mungkin bisa kita tarik dari berbagai perbedaan itu tadi...dan akhirnya bisa membuat apa yang berbeda menjadi lebih spesial..menjadikan perbedaan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa indah...


"disini, kita berbeda, dan kita tertawa...kita berharap, perbedaan seperti ini tidak pernah memisahkan kita..perbedaan ini wajar...dan kita kan tumbuh dewasa karenanya =) "

Jumat, 05 Agustus 2011

Jualan Kue ^^

Yap...berjualan kue lebaran.

Awal-awal-nya sih sempat "malu" dan hampir tidak jadi..ya mungkin emang karena diri saya yang berpikiran negative, masak anak kuliah kerjaannya jual kue lebaran..anak ugm juga..kasian banget deh keliatannya..haha..( padahal sebelumnya sempat menolak beberapa tawaran proyek..haha songgongg)
Dan berawal dari iseng-iseng untuk mengisi liburan di bulan ramadhan ini..

eh, malah saya sekarang jadi "ketagihan" jualan kue..hahaha

Memang jiwa dagang saya sudah lama terbentuk sih...dari leluhur saya, sudah jualan batik di solo..dan saat usia saya tidak seberapa, saya sudah jualan macem-macem. mulai dari ikan hias, makanan kecil dll.hehe. sambil tpa disambi jualan. hohohoho (ngakunya)

Memang tujuan saya berjualan tidak mencari keuntungan yang tidak seberapa, tetapi ketika saya berjualan, saya bertemu dengan banyak orang-orang baru yang tentu saja selalu ingin berbagi pengalaman mereka (biasanya Ibu-Ibu) . mulai dari a sampai z. komplit.hahaha.

Mulai dari cerita betapa bahagianya mereka ketika sang buah hati pertama kali mengucap kata "mama". "wah, terasa benar dek bahagianya perjuangan saat hamil, menyusui, merawat dll"
salah satu poin penting yang menjadi pengalaman saya ketika berjualan kue yang masih beberapa hari ini adalah saya mengetahui betapa cinta dan sayangnya seorang Ibu kepada anak-anaknya. Betapa seorang Ibu, rela memperjuangkan mati-matian masa depan anaknya.. :mewek


dan saya mulai menanti cerita perjodohan.hahaha. siapa tahu, memang jodoh saya berasal dari Ibu-Ibu yang membeli roti ini.hahaha

Poin kedua yang saya peroleh adalah: betapa susahnya cari uang, tapi kalau emang mau berusaha dan mengambil resiko, mencari uang tidak begitu susah kok. Saya jadi suka tersenyum sendiri mengetahui perjuangan maaf orang-orang yang berpendidikan rendah berusaha mencari nafkah. mencari sesuap nasi. betapa susahnya mereka untuk terus berjuang mencari rejeki yang halal dan barokah yang sebenarnya jaauuhhh lebih rendah apabila dibandingkan dengan "rejeki" yang didapatkan lewat mengamen. Betapa memang telah ada Yang Maha Mengatur Rejeki. Yang mengetahui siapakah hamba-Nya yang layak untuk diuji dengan kekayaan dan mana hamba-Nya yang layak untuk diuji dengan kemiskinan.

Poin ketiga yang saya peroleh adalah hasil sebanding dengan usaha yang telah kita lakukan. terlihat sekali begitu berbeda hasil yang saya peroleh ketika saya hanya pasang foto dipage facebook saya dengan ketika saya turun langsung ke jalan. hehe. dari poin ketiga ini, saya janji kedepan saya akan berjuang untuk meraih mimpi-mimpi saya, yang jujur akan menjadi sangat susah jika saya hanya "setengah-setengah" dalam mengejarnya.

Sebenarnya masih banyak sekali pengalaman-pengalaman yang benar-benar tidak bisa dinilai dengan uang^^


Jujur, ini semua menjadi salah satu pengalaman yang benar-benar unik dan berbeda yang pernah saya alami. dan ternyata menyenangkan juga ^^..


Happy selling ^^
hehe



Ayo kue-kue nya..dibeli..dijamin rasa mantap..harga bersahabat..halal dan thoyib ^^



*benar-benar ini menjadi bekal pengalaman yang sangat berharga untuk menjalin kerjasama dengan NUS ( National University of Singapore) semoga lekas terlaksana..amin^^


Aachen..atau dimana-pun besok mimpi saya akan berlabuh, pengalaman ini pasti berguna..InsyaAlloh^^

Rabu, 03 Agustus 2011

Kabar dari Negeri Seberang Part 2

.....-

Beberapa hari setelah paspor saya jadi, saya mulai bersiap untuk berangkat ke jakarta untuk transit ke rumah bulek saya yang ada di sana, tempat kakak saya numpang selama kuliah..

Saya berangkat senin malam via ka argolawu ( biaya ditanggung, jadi sekalian aja..haha) berangkat jam 8 malam dari stasiun balapan, dan tempat duduk samping saya kosong. Kesendirian saya terhenti ketika kereta sampai stasiun tugu yogyakarta, disini saya mulai ditemani "kakak" saya, seorang alumni teknik kimia ugm, (saya juga teknik kimia ugm) yang kini bekerja di haliburton, sebuah perusahaan minyak ternama. Selama perjalanan menuju stasiun jatinegara yang kurang lebih memakan waktu 8 jam itu, saya dapat beberapa wejangan tentang bagaimana kuliah di teknik kimia ugm yang memang terkenal suuuussssaaahhhh.

Kurang lebih pukul setengah 6 pagi, ketika surya belum benar-benar muncul..roda-roda kereta mulai memasuki teritorial stasiun jatinegara, Jakarta.

Terdengar "ciit..ciit..ciit" yang menunjukkan kerja rem hidrolik, cukup efektif untuk kereta indonesia. Kereta sudah sepenuhnya berhenti, setelah saling mengucap doa untuk kesuksesan bersama, saya pamit dengan alumni teknik kimia ugm tadi.

Stasiun Jatinegara, Jakarta.
Udara dingin kota jakarta menyapa, begitu saya melangkahkan kaki keluar stasiun yang sudah cukup tua itu. tulisan di handphone saya jelas.

" Syad, aku ra isoh metuk. koe numpak angkot wae menuju kampung melayu.terus ngojek nang tebet timur dalam 3b..ojek e sekitar 5 ewu"

tidak terlalu susah menemukan angkutan umum trayek kampung melayu. tidak lebih dari 5 menit saya menumpang kendaraan yang didominasi warna biru itu, warna rindu.

sesampainya di kampung melayu, puluhan kendaraan roda dua tersedia, tinggal pilih satu untuk menghantarkan sampai rumah bulek saya.


rumah bulek saya, tidak terlalu mewah untuk kelas rumah orang-orang elite jakarta dan juga tidak terlalu sederhana. berlantai 2, dengan taman di dalam rumah yang sepertinya sudah menjadi "kandang" sepeda. cocok sebagai tempat istirahat, melepas penat, makan dan tidur...

it's sleeping time!!!!

Saya baru sepenuhnya sadar sekitar pukul 10 pagi.hehe. mandi,makan dan siap-siap menuju bandara internasional Soekarno Hatta. setidaknya harus check in pukul 4 sore.

Jalanan di kota jakarta macet, seperti biasa, lengkap dengan ban mobil "mercedes e-class" nya bulek yang bocor lagi...hahaha. Oke, saya menuju terminal 2 bandara Soetta dengan bus damri.

tidak ada yang spesial dari perjalanan ini, hanya kepanikan kalau macet lagi. ketinggalan pesawat lagi. wah kacau...perjalanan selama kurang lebih 1 jam itu, benar-benar berusaha bertahan untuk tetap terjaga...takut kesalahan konyol mengagalkan segalanya...


Terminal 2, bandara Soekarno Hatta

Jujur urusan administrasi bandara saya tidak terlalu tau, jarang sekali naik pesawat dan kalau lagi naik pesawat selalu saja tidak peduli, apalagi ini penerbangan internasional (gaya) lebih ribet lagi.(padahal sejatinya tidak, ribet bagi yang tidak tahu seperti saya).

Tiba di tempat check in "Singapore Airlines", setelah di "palaki" 150 rb untuk airport tax, saatnya mengisi lembar imigrasi. dan ini benar-benar pengalaman saya yang memalukan. haha. jadi tidak perlu untuk diceritakan dan dianggap masalah dengan kantor imigrasi sudah selesai. haha



Di gate 2d, saya bertemu dengan 3 partisipan Indonesia lainnya, semuanya dari Universitas Indonesia. semuanya mantap-mantap. semuanya sudah sering keluar negeri. (saya cupu sendiri, ugm sendiri). beruntung, kakak saya yang ui juga cukup terkenal. 2 diantara 3 peserta ini teman kakak saya, teman debat inggris.

Sedikit berbincang basa-basi, dimana disini saya masih sangat kaku sekali (haha..selalu saja tidak bisa menjadi arsyada yang sebenarnya kalau sama orang baru kenal, jadi kenalannya pake nama fadli) disini saya hanya mengagumi cerita-cerita mereka tentang negeri luar...

tentang korea selatan,Jepang,China tempat "mangkal"-nya Mbak Riza
tentang jalan-jalan di Singapura, makanan Singapura tempat "main"-nya Mbak Prili ama Agung.

dan tentang pogung kidul, tentang burjo kuburan, tentang kopi joss tempat mainnya fadli yang hanya tersampaikan lewat hati..hahaha..

Paspor yang masih "suci" menjadi kebanggan saya disini.haha.

dan sepertinya masih ada 1 partisipan lagi yang entah dimana...

hey...siapa tau kenal dengan orang satu ini...

hey..mungkin dia teman lama...teman yang sama-sama dari desa..yang sama-sama masih pertama kali ke luar negeri...

teman SD? SMP ? SMA? kuliah? hey..

apa dia tak datang karena di UGM masih pada sibuk ngurusin remediasi ???

" Singapura selangkah lagi, ya selangkah lagi"

" Seperti apa ajaibnya Singapura?"

" NTU, NUS, seperti apa mereka???mengapa kita kalah jauuuhhh???"
" Nazarudin? bertemukah nanti dengan nazarudin disana???"



" Hey..ini bukan mimpi kan???"


"Wahai bangsa jin dan manusia, jika kalian bisa melintasi penjuru langit dan bumi maka tembuslah, niscaya kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan”


Selasa, 02 Agustus 2011

Mimpi yang lain...

Hari ini HARUS lebih baik daripada hari kemarin...

Dan esok hari HARUS lebih baik daripada hari ini...


Semangat perubahan menjadi lebih baik...

lebih baik agamanya ( itu harus dan yang paling utama) dan lebih baik di kehidupan dan akademis...

Untuk sebuah mimpi yang besar...

sebuah mimpi yang apabila tak diusahakan dengan keringat dan kerja keras serta kerja cerdas hanya akan menjadi bualan...


Seperti apa Aachen???pernah kah mendengarnya??seperti apa kota itu???


Semoga waktu akan menjawabnya...


Aachen

=)

Kabar dari Negeri Seberang part 1


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Kali ini saya iseng mau posting tentang pengalaman pertama saya main-main di negeri seberang ( Singapura).

Syukur alhamdulillah, Alloh mengijinkan saya untuk mengetahui lebih banyak tentang Bumi Allah...belajar tentang banyak hal di negara seberang, negara yang luasnya bahkan tidak sebesar ibukota negara kita...

Berawal dari sebuah email di akun gmail saya, email dari kakak tingkat saya yang terancam ikut student exchange ke jepang besok januari, ada setidaknya 4 jenis lomba tingkat internasional yang ditawarkan kepada saya. Jujur saat itu saya ragu untuk mengikutinya, yah karena memang saya masih benar-benar hijau dalam perlombaan seperti ini, namun karena berbagai kata-kata indah dan buaian maut kakak tingkat saya di suatu coffee shop jogja, saya jadi tertarik mengikuti salah satu dari ke-empat lomba itu ( sejatinya lebih dari satu)

saya tertarik mengikuti TIIMI, DYEA, dan GOIpeace. semuanya tentang renewable energy

Mulai deh kebiasaan yang cuma tidur di perpustakaan berubah, wkwkwkwkwk. saya mulai pinjam-pinjam majalah-majalah teknik kimia internasional yang khusus didatangkan dosen saya dari amerika, baca-baca jurnal yang saya belum mudeng... dan semuanya berakhir dengan

FRUSTASI

Haha..karena memang saat itu saya terlalu berpikir kompleks (mungkin juga hingga sekarang)..
entah dapat wangsit darimana (sebenarnya bukan wangsit, karena berbentuk percakapan) setelah berkutat pada berbagai hal tentang sel surya, e-waste, dan berbagai bio energy, saya memilih untuk fokus pada biodiesel.

Biodiesel dari limbah ikan pantai depok Yogyakarta

(singkat cerita, biodiesel itu secara teori dan praktek bisa diperoleh dari limbah ikan)


Dimulailah membuat essay berbahasa Inggris yang hampir-hampir mematahkan semangat saya (lagi), namun berkat bantuan dari banyak orang ( thanks to mb.nana, mas.andi, acha, ginong) terkirim juga essay kami (kami??hahahaha) pada detik-detik terakhir pengiriman.( selalu saja begini)


Musim telah berganti, ujian akhir semester 4 telah terlewati...


masih jelas di ingatan saya, sore itu tiba-tiba adik saya, faza, membangunkan saya dari tidur siang...katanya ada telpon dari denso.( buset..jangan-jangan saya masih mimpi)

Orang diseberang line telepon mengatakan bahwa essay saya lolos tahap 1, dan saya disuruh secepatnya buat paspor.

Saat itu, jujur rasanya campur aduk. antara senang, takut, macem-macem. gado-gado. gag bisa dijelasin dengan kata-kata. hal itu membuat saya tidak 'merayakan' bahkan katanya ekspresi saya terlihat lebih senang saat dapet sms..hahaha


Di mulai lah membuat paspor, caranya cukup mudah. hanya butuh sedikit kesabaran, karena memang kantor imigrasinya jauh dari rumah dan antrinya yang lamaaa....

ketahuilah!!kalau emang kamu memang tertantang untuk pergi keluar negeri, mulai sekarang menabunglah! setelah uang tabungan mu terkumpul 250 ribu, buatlah paspor! pajang paspor mu! paspor hanya berlaku untuk jangka waktu 5 tahun, kamu harus mempergunakannya!!!

paspor sudah ditangan, saat mempersiapkan bekal menuju Singapura.

Entah seperti apa itu negara Singapura,

Benar-benar berharap Singapura "ramah" kepada ku...

Singapura, negara kecil diseberang...seperti apa engkau???

Sungguh tak sabar aku, mengenal lebih dekat..sebuah pulau, sebuah negara, yang tak sebesar Jakarta...